HNISukses.com – Ditengah geliat umat Islam di Indonesia yang semakin sadar akan penggunaan dan konsumsi produk-produk Islami yang halal dan Thoyyib, HNI – HPAI muncul sebagai produk bisnis halal yang mengenalkan berbagai macam produk halal dan Thoyyiban sejak tahun 6 tahun yang lalu, tepatnya berdiri pada tahun  19 Maret 2012.

Mengusung konsep network marketing pada praktik bisnisnya, HNI – HPAI ingin memiliki tujuan mensejahterahkan sebanyak mungkin umat Islam dengan memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk bergabung baik sebagai konsumen loyal maupun memanfaatkan sistemnya untuk menjadi pebisnis produk-produk HNI-HPAI.

Meskipun memiliki tujuan mulia, masih saja ada penilaian miring  terhadap praktik bisnis HNI – HPAI yang dianggap tidak memenuhi kaidah syari’ah Islam.  Praktik Bisnis HNI – HPAI dinilai sebagian umat Islam sebagai bisnis MLM.

Namun benarkah anggapan sebagian orang bahwa Bisnis HNI – HPAI adalah bisnis MLM berikut pembahasannya.

Misi Perusahaan HNI-HPAI

Misi Perusahaan HNI – HPAI berdasarkan website resminya adalah sebagai berikut, “Menjadi perusahaan jaringan pemasaran papan atas kebanggaan Ummat Menjadi wadah perjuangan penyediaan Produk Halal bagi ummat Islam Menghasilkan pengusaha-pengusaha muslim yang dapat dibanggakan, baik sebagai pemasar, pembangun jaringan maupun produsen.”

Network Marketing (Jaringan Pemasaran) Berbeda dengan MLM

Mengutip laman affiliateindonesia.org,  Istilah Network Marketing sering digunakan oleh perusahaan MLM untuk menghindari stigma negative terhadap MLM. Padahal Network Marketing sama sekali berbeda dengan MLM.

Istilah Network Marketing pertama kali disebut oleh John Nesbit di dalam bukunya Megatrends. Di dalam buku itu, beliau memprediksi bahwa dunia kita walaupun semakin canggih, akan lebih banyak konsumen yang menggantungkan koneksi yang personal dalam mengambil keputusan.

Intinya, informasi yang berlebihan yang ada di pasar membuat orang akan menyaring informasi berdasarkan orang-orang di lingkungannya. Hal ini menyebabkan kemampuan personal seperti komunikasi, kemampuan mendengar, memecahkan masalah dan berbicara di muka umum menjadi sangat penting.

Jadi Network Marketing adalah upaya pemasaran melalui jaringan personal yang bersifat pribadi dan dekat.

Sangat penting untuk diingat bahwa Network Marketing bukan hanya dijalankan oleh MLM saja. Perusahaan Real Estate dan asuransi juga menggunakan prinsip ini.

Pada Praktinya, HNI-HPAI tidak sama dengan MLM

👉 Halal Network International. (HNI) HPAI adalah bisnis jaringan syari’ah dengan produk yang dijamin halal dan thayyib, yang berbeda baik produk maupun sistemnya dengan MLM.

✏ Karena ini network/jaringan maka di dalam bisnis ini kita mengajak mitra-mitra baru (seperti MLM)

✍ Namun, menjadi berbeda karena HNI tidak menggunakan sistem piramid, tidak ada ghoror, tidak ada tupo (tutup poin), tidak ada yang didzolimi, akad pemberian bonus dan kenaikan pangkat dengan akad ju’alah, serta ada beberapa perbedaan lain.

👏 Anda bisa saja tidak mengajak siapapun dan masih tetap seumur hidup akan menjadi agen HNI

👌 Ini yang hampir tidak ada di MLM dimana MLM biasanya ada masa keanggotaannya minimal 1 tahun.

🙏 Namun konsekuensinya, apabila kita tidak mengajak orang menjadi mitra kita dan belanja produk maka bonusnya kecil

✍ Dengan sistem yang kita terapkan di HNI, Anda cukup mencari dan mengenalkan HNI kepada 6 mitra baru yang aktif selama 4 bulan, dan bulan ke-4 in syaa’ Allooh bonusnya sudah mencapai 845 ribu dan di atas 2 juta pada bulan ke-5

👉 Di HNI kita bukan semata-mata mencari materi tapi banyak ilmu yang kita dapatkan dan in syaa’ Allooh bisa menjadi ‘dokter’ untuk keluarga walaupun tidak pernah sekolah kedookteran.

✅ Dan HNI tidak mengenal member get member, bonus rekrutmen karena sistem seperti itu kita anggap tidak sesuai syariat.

Adapun biaya pendaftaran menjadi mitra  yang hanya berkisar Rp.10.000 hingga Rp.30.000 saja hanya merupakan investasi mitra untuk pemeliharaan sistem digital dan  pencetakan buku dan kartu mitra (bagi pendaftar yang Rp.30.000) dan itupun hanya sekali bayar seumur hidup.

Hingga saat ini, suppor sistem HNI – HPAI sudah cukup mumpuni untuk para mitra dimanapun berada karena perusahaan sudah cukup besar berinvestasi teknologi seperti AVO (Assistance Virtual Office) untuk para mitra melihat perkembangan bisnisnya hanya cukup mengakses dari gadgetnya.

HNI.ID pun yang baru-baru ini dilaunching turut memudahkan para mitra dimanapun untuk mendapatkan produk HNI-HPAI dan merchant via internet.

Semoga penjelasan diatas dapat meluruskan kesalah-pahaman atas penilaian-penilaian dan opini yang sudah terlanjur terbentuk di sebagian masyarakat terhadap bisnis HNI-HPAI. Wallahu ‘alam bishowab. (azk)